SuaraPendidikanJabar.Com Lebak - Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengalokasikan anggaran perbaikan jalan kabupaten dan jalan desa sebes...
Lebak -
Pemerintah Kabupaten Lebak, Banten mengalokasikan anggaran perbaikan jalan
kabupaten dan jalan desa sebesar Rp75,5 miliar untuk menopang pertumbuhan ekonomi
masyarakat di daerah itu.
"Kita
meyakini perbaikan jalan itu dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi
masyarakat," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak Dade Yan Apriyandi dalam keterangan di
Lebak, Minggu (25/1).
Pemerintah
Kabupaten Lebak komitmen untuk perbaikan jalan kabupaten dan desa, karena
manfaatnya cukup besar dan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Selain itu
juga petani bisa memasarkan produk hasil komoditas pertanian, perkebunan,
perikanan serta pelaku usaha ke luar daerah.
Kelancaran
arus lalu lintas tersebut dipastikan dapat mengurangi biaya transportasi juga
kegiatan ekonomi masyarakat bisa dilakukan selama 24 jam.
Berdasarkan
data PUPR Lebak 2025 tercatat ruas jalan kabupaten total sepanjang 749,43
kilometer atau 74,86 persen dalam kondisi baik dan mantap untuk dilintasi
berbagai jenis angkutan dengan kondisi aspal hotmix maupun beton.
Sedangkan,
sisanya 25,14 persen kondisi jalan rusak, sehingga perlu dilakukan perbaikan.
Untuk
anggaran perbaikan jalan kabupaten tahun ini dialokasikan Rp 47,7 miliar
tersebar di 11 ruas jalan.
Sementara
perbaikan jalan desa dialokasikan Rp27,8 miliar tersebar di 42 ruas jalan.
Ruas jalan
yang diperbaiki tersebut di antaranya Kecamatan Bojongmanik, Cirinten,
Leuwidamar, Muncang, juga Lebak Selatan meliputi Wanasalam, Malingping, Cihara,
Cilograng, dan Cibeber.
"Kami
berharap perbaikan jalan itu merupakan komitmen pemerintah daerah untuk
menghapus kemiskinan ekstrem," kata Dade.
Sementara
itu, sejumlah warga Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak mengatakan masyarakat
menyambut positif tahun ini sejumlah ruas jalan di daerah itu dilakukan
perbaikan sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat juga bisa
mengurangi biaya transportasi.
"Kami
meyakini perbaikan jalan ini dapat mendorong pendapatan ekonomi masyarakat desa
meningkat, karena bisa memasarkan hasil panen hortikultura dan palawija keluar
daerah," kata Adnan (45) warga Cihara Kabupaten Lebak. An/
Tidak ada komentar